Bobblehead Bunny




Sabtu, 16 Juni 2012

TULISAN TERAKHIR DI SEMESTER II


Mau ngebahas apa yaah ditulisan terakhir aku? Kita mengulas tentang Badai Matahari aja yah! Sekarang kan lagi gempar-gemparnya Fenomenal Badai Matahari tuh, nah aku tuh penasaran gimana sih badai matahari? Apa mataharinya ketiup angin terus ke bumi? Matahari kan panas, gimana badainya yah? Hmmm yuk kita liat ...
                                                
Badai matahari (coronal mass ejection/CME) itu merupakan kejadian atau fenomena pelepasan energi besar radiasi dan gas pembakaran dari permukaan matahari. Radiasi ini nantinya menyebar ke luar angkasa dan akan sampai ke atmosfer bumi.
Menurut versinya nih yah :
a)      Versi NASA
Efek dari badai matahari bisa mengakibatkan badai magnetik di bumi hingga kerusakan listrik, sinyal telepon, dan kekacauan Global Positioning System (GPS). Fenomena ini merupakan fenomena alam yang wajar dan memasuki siklus 11 tahunan, di mana akan mencapai puncaknya pada 2013 nanti.
Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memperingatkan jika sepanjang tahun 2012 dan 2013 aktivitas matahari tengah meningkat dan mengakibatkan badai matahari yang lebih sering di bumi. Namun, penduduk bumi tidak perlu khawatir karena badai kali ini tidak akan menimbulkan kekacauan alam. Malah, akan menghasilkan fenomena alam indah, Aurora.
NASA juga menegaskan sudah siap untuk mengatasi badai matahari ini. Namun, yang disayangkan adalah terganggunya kehidupan sosial masyarakat yang disebabkan oleh badai matahari. Masyarakat di abad sekarang sangat bergantung sekali pada sistem berteknologi tinggi seperti GPS dan komunikasi satelit. Dan semuanya itu sangat rentan dengan dampak negatif yang ditimbulkan oleh badai matahari," kata Lika Guhathakurta sebagai ahli fisika dari NASA.(aladiw,NatGeo/liputan6,nasa).

b)      Versi Indonesia
Badai Matahari yang terpantau Senin (23/1/2012) pukul 10.50 WIB berhasil diantisipasi sehingga tidak menimbulkan dampak negatif. Bagi Indonesia, fenomena alam ini tidak memberi pengaruh berarti. Badai Matahari ini diperkirakan akan mencapai ekstrem pada tahun 2013.
Hal ini dikemukakan Deputi Bidang Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, Rabu (25/1/2012), di Jakarta.
Badai Matahari yang ditandai munculnya flare ini masuk skala menengah tinggi (M8-9), dengan indikator pancaran sinar-X yang mencapai 10 - 5 hingga 10 – 4 watt per meter persegi. Badai Matahari disebut mencapai skala sangat kuat (ekstrem) bila berskala 10 – 4 hingga 10 – 3 watt per m2.
Serbuan partikel proton ke Bumi diantisipasi dengan mengalihkan jalur penerbangan jarak jauh dari Amerika Serikat ke Asia dan sebaliknya yang melintasi kutub Utara.
Paparan partikel proton ini tidak berdampak bagi Bumi karena ada lapisan magnetosfer yang menahan partikel tersebut. Radiasi dari badai Matahari juga akan diserap lapisan ozon.
Badai Matahari antara lain pernah menimbulkan dampak pada tahun 1989 dan tahun 2000 bagi sistem kelistrikan di negara- negara di lintang tinggi dan dekat kutub, antara lain Kanada.

Pantauan di Indonesia
Partikel energetik proton mencapai Bumi Selasa (24/1) malam waktu Indonesia. Menurut Clara Yono Yatini, Kepala Pusat Sains Antariksa Lapan, badai Matahari telah memengaruhi komunikasi radio antarstasiun milik Lapan hingga terjadi blackout.
Kondisi geomagnet di Indonesia terpantau di tujuh stasiun Lapan, yaitu di Kototabang, Sumatera Barat; Tanjungsari, Jawa Barat; Pontianak, Kalimantan Barat; Biak, Papua; Manado, Sulawesi Utara; Parepare, Sulawesi Selatan; dan Kupang, Nusa Tenggara Timur. Hasil pantauan tidak menunjukkan gangguan berarti, kata Clara.
Thomas menjelaskan, flare ini merupakan yang pertama kali terpantau sejak Mei 2005. Kelas M yang mendekati kelas X, dampaknya akan kuat bila mengarah ke bumi.
Flare dari teropong di Bumi tampak berupa bintik hitam di permukaan Matahari dan akan meningkat menjadi letupan terang. Sinar-X yang terpancar dari letupan itu terekam pada satelit Geostationary Operational Environmental Satellite.
Flare diikuti lontaran massa dari korona Matahari. Yang menonjol adalah proton yang melesat dengan kecepatan 1.400 kilometer per detik.
Korona terdeteksi oleh wahana pemantau Matahari SOHO pada posisi antara Bumi dan Matahari berjarak 1.500.000 km dari Bumi (4 kali jarak Bumi-Bulan). "Partikel bermuatan dari Matahari itu tampak seperti hujan salju, berarti mengarah ke arah bumi," kata Thomas.
Anomali cuaca Matahari ini akan memengaruhi ionosfer. Lapisan ini digunakan untuk memantulkan gelombang pendek pada komunikasi radio. Komunikasi radio frekuensi HF akan terganggu, termasuk siaran radio luar negeri, seperti BBC, VOA, dan ABC. Navigasi berbasis satelit, seperti GPS, juga dapat terganggu akurasinya.
Badai Matahari berskala menengah tinggi ini berpotensi mengganggu operasional satelit, seperti satelit komunikasi. Bila gangguan tidak dapat diatasi oleh operator satelit, ada kemungkinan akan mengganggu telekomunikasi penggunaan telepon seluler, siaran TV, dan komunikasi data perbankan.
Namun, tidak benar radiasi dari Matahari itu akan berefek langsung bagi tubuh manusia. Juga tidak ada efek radiasi ketika berkomunikasi menggunakan telepon seluler. "Kalau ada berita itu hanya hoax," kata Thomas. Efek paparan proton hanya terjadi di wilayah kutub. (YUN).

Gimana? Lumayan ngertikah? Jadiii, tenang aja badai matahari ga ngefek berarti buat kehidupan kita. Tapi nanti kita tunggu kepastiannya, biasanya di berita ada pemberitahuan atau himbauan ke masyarakat.
Sekian dulu deh tulisannya, semoga bermanfaat ...

Referensi            :
http://tiyosi.blogspot.com/2012/05/fenomena-badai-matahari-2012-2013-versi.html

Kamis, 14 Juni 2012

CERITA SINGKAT DARI NOVEL AUTUMN IN PARIS


Waah udah lama nih ga ngepost hehe.
Kali ini aku bakal ceritain inti cerita tentang salah satu novel favorit nih, gatau kenapa yah aku tuh suka banget novelnya si Ilana Tan ini, dia tuh kalo bikin cerita hmm sesuatu banget deh hehe. Aku nyeritain lhoo yaah bukan ngeresensi hihi.
Langsung aja yah ke ceritanya ...

Paris selalu identik dengan kota yang paling romantis di daratan Eropa. Kota yang menyimpan beragam cerita cinta dari berbagai kalangan usia ini,  disimbolkan secara kukuh dalam keindahan tonggak menara Eiffel. Tapi, cerita cinta di Paris yang biasanya berakhir bahagia sepertinya tidak terjadi di novel kedua Ilana Tan,Autumn in Paris.
Kisah cinta yang mengambil setting di Paris,Perancis ini, diawali dari  pertemuan singkat Tara Dupont dan  Tatsuya Fujisawa di sebuah bandara internasional.  Tatsuya  yang pertama kali melihat gadis itu  di bandara  langsung kagum pada sosok Tara  yang cantik ketika berada di siluet senja  yang eksotis. Tidak hanya sampai disitu,pertemuan mereka berlanjut di bar,meski saat itu Tara yang sama sekali tidak mengenalnya karena berada dalam keadaan mabuk. Hingga akhirnya, Tatsuya  sekali lagi bertemu  gadis itu di restoran tempat ia janjian bertemu dengan temannya (Sebastien). Mereka berkenalan dan menjadi sangat akrab.
Saat hubungan antara Tara dan Tatsuya semakin akrab,Tatsuya menceritakan tentang seorang gadis yang dilihatnya di bandara, dan Tara menyarankan agar Tatsuya mengirim cerita itu untuk dibacakan di radio tempat Tara bekerja. Tatsuya pun menyetujui hal itu dan mengirimkan surat-surat tentang pertemuan dengan gadis yang mencuri perhatiannya yang tidak lain tidak bukan adalah Tara sendiri.
Seiring berjalannya waktu,Tatsuya dan Tara semakin dekat dan saling jatuh cinta, hingga  akhirnya Tatsuya berani menceritakan alasan dia datang ke Paris, dan Tara sangat mendukung Tatsuya. Namun saat hari ulang tahun teman Tara, Tatsuya baru mengetahui bahwa laki-laki  yang ditemuinya kemarin dan telah dianggapnya sebagai ayah ternyata juga adalah ayah Tara. Tatsuya sungguh terkejut, namun ia memutuskan untuk mengadakan tes DNA untuk meyakinkan kalau ada harapan bahwa ia bukan anak kandung laki-laki itu. Dan di saat hasil tes DNA keluar,takdir telah tergaris. Tatusya adalah benar-benar anak kandung dari ayah Tara.
Berakhirnya tes DNA itu,berakhir pulalah kisah asmara yang tengah dirajut antara Tara dan Tatsuya.Tatsuya pun memutuskan menghindari Tara meskipun seluruh dunianya terguncang. Namun hal ini membuat Tara menjadi bingung dan sedih. Sedangkan Tatsuya yang jadi gila kerja untuk melupakan Tara,ternyata  malah  mengalami kecelakaan di tempat kerjanya. Di rumah sakit tempat Tatsuya dirawatlah, Tara secara tak sengaja mendengar ayahnya mengatakan pada dokter bahwa Tatsuya adalah putranya. Dunia Tara menjadi gelap seketika. Ia memutuskan untuk bunuh diri, namun ia berhasil diselamatkan oleh Sebastien.
Keesokan harinya sikap Tara langsung berubah drastis. Ia tampak bersikap biasa dalam menghadapi masalah besar yang menimpanya hingga membuat semua orang terkejut tidak terkecuali Tatsuya. Ketika pekerjaan Tatsuya selesai,ia pun memutuskan kembali ke Jepang. Ia merasa sebaiknya memang perlu menjauhkan diri dari Tara  agar semua yang terjadi tidak memperburuk keadaan gadis itu. Namun di Jepang, ia malah kembali mengalami kecelakaan yang meyebabkannya koma. Tak lama setelah itu, Tara mendapat kabar bahwa Tatsuya mengalami kecelakaan kerja. Dengan tangis, Tara menyusulnya jauh ke Jepang hanya untuk menyaksikan kehancuran hatinya sendiri; Tatsuya meninggal.
Selesai ...

Gimana menurut kalian? Menurut aku sih sedih, yaiyalhaa siapa yang ga sedih coba, dramatis banget, cuma kayanya aku mengekspresikannya berlebihan kalinya sampe terisak-isak bacanya haha.
Oke sekian dulu, nanti aku ceritain yang lainnya, bye, makasih yah udah repot-repot, buang-buang waktu buat baca beginian doang yang sebenernya gapenting ini hhe J .
Referensi            :

Selasa, 03 April 2012

GBS (Gugun Blues Shelter) Blues-nya Indonesia



Satu lagi nih band yang menarik perhatian kaula muda saat ini, udah tau dong yah Gugun Blues Shelter, kalo gatau yaah pura-pura tau aja deh hehehe. Gugun Blues Shelter atau Gugun and The Blues Shelter ini sering disebut dengan singkatan GBS.
Sebelumnya nama Gugun Blues Shelter hanya terkenal di kalangan pengapresiasi musik tertentu saja. Belakangan, apalagi setelah memenangi sebuah kompetisi internasional, nama band yang digawangi oleh tiga personel inipun langsung melesat.
Pada awalnya, nama dari band ini adalah The Blues Bug, yang mana akhirnya diganti menjadi Blue Hand Gang, dan selanjutnya menjadi Gugun Blues Shelter. Mereka mengganti nama band mereka karena sebuah band asal Yunani telah memakai nama Blues Bug selama sepuluh tahun.
Mereka mengusung musik blues dan mendapatkan banyak pengaruh dari berbagai musisi seperti Jimi Hendrix, Stevie Ray Vaughn, Bettie Davies, dan Led Zeppelin. Musik blues mereka juga diperkaya sentuhan rock, funk, dan soul.
Band yang berasal dari Indonesia beraliran blues ini dibentuk di Jakarta pada tahun 2000. Band yang beranggotakan Muhammad Gunawan (Gugun) sebagai vocal dan gitaris, Jonathan Amstrong (Jono) sebagai  bassis dan Aditya Wibowo (bowie) sebagai  drummer ini telah merilis 3 album, yaitu Get The Bug di tahun 2004, Turn It On di tahun 2007, dan Gugun Blues Shelter di tahun 2010.
Pada akhir 2004, mereka merilis album independen pertama mereka, Get the Bug. Musisi yang tampil di dalam album ini antara lain Gugun, Jono, dan Iskandar.
 
Di awal 2007, mereka merilis album kedua, Turn It On, oleh Sinjitos Records. The album was voted as one of the best Indonesian albums of 2007 by Rolling Stone Indonesia. Album ini juga dipilih sebagai "The number one blues album of the year", dengan Gugun yang terpilih sebagai Gitaris blues terbaik se-Asia Tenggara, di tahun 2007 oleh MTV Trax Magazine.
Kehadiran band bernafaskan blues ini gacuma menyita perhatian dunia musik Indonesia. Pasalnya Gugun Blues Shelter juga memiliki banyak penggemar di Eropa khususnya Inggris. Gugun Blues Shelter diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam acara Belfast Big River Blues and Jazz Festival 2008. Nama band Gugun Blues Shelter tercatat pernah beberapa kali tampil dalam panggung blues di Inggris. Bahkan band ini pernah melakukan touring ke beberapa kota di sana seperti Burnley, Scarborough, dan Crewe. 
Pada tahun 2009, Gugun Blues Shelter membuat album berjudul Set My Soul on Fire. Namun pada tahun 2010, mereka secara independen merilis album mereka sendiri sebagai pengganti terhadap album Set My Soul on Fire mereka, yang “batal” rilis menyusul konflik dengan label mereka.
Maret 2010, mereka merilis album penggantinya itu sebagai album ketiganya berjudul Self Titled dengan hit single berjudul When I see You Again. Album yang berisi 9 track lagu ini menyabet penghargaan diantaranya Favorite Blues Song dalam Indonesian Cutting Edge Music Award (ICEMA) 2010.
Selain meramaikan panggung blues Inggris, Gugun Blues Shelter juga pernah tampil beberapa kali di Malaysia dan juga event Singapore Art Festival yang sekelas dengan Java Jazz Festival di Indonesia. Pavilion Indonesia di Shanghai World Expo 2010 juga pernah diramaikan oleh band ini. Tentunya di Indonesia sendiri nama Gugun Blues Shelter sudah malang melintang dalam meramaikan panggung musik.
Pada tahun 2011, Gugun Blues Shelter dipilih oleh juri melalui pemilihan online dari para fans untuk memenangi Kompetisi the Hard Rock Café’s Global Battle Of The Bands, memperingati Ulang tahun Hard Rock Café yang ke-40. Mereka dijadwalkan untuk tampil pada hari Minggu, 26 Juni 2011 di Hyde Park, bersama dengan Bon Jovi, Rod Stewart dan The Killers.
Kesuksesan terus membayangi Gugun Blues Shelter hingga tahun ini Gugun Blues Shelter membuat album di bawah label Grooveyard Records dari New York dan menghasilkan album kompilasi berjudul Far East Blues Experience. Album tersebut dirilis awal Januari 2011. Dengan Grooveyard Records, Gugun Blues Shelter juga merilis album Solid Ground pada April tahun ini dengan menyajikan 10 lagu baru.
Dengan sederetan prestasi yang telah ditoreh, maka tidak mengherankan apabila Gugun Blues Shelter disebut-sebut sebagai band beraliran blues paling berpengaruh di tanah air.

Referensi            :

PROFIL ERK BAND (EFEK RUMAH KACA)



Hayooo siapa sih yang ga kenal sama Band ini? Band Indie yang berasal dari Jakarta dan karyanya jangan ditanya lagi deh, asik bangeet pokoknya YAAP ini dia EFEK RUMAH KACA. Band yang digawangi Cholil Mahmud (vokal/gitar), Adrian Yunan Faisal (bass) dan Akbar Bagus Sudibyo (drum).
Band ini tuh keren banjeet yah hehe, lirik-lirik lagunya yang mantep banget  beda dari band lainnya, bikin greget, ga bikin galau, sedih, termehek-mehek dan lainnya, tapi lirik lagu yang nendang, nyelekit, dan pedes sama sindiran-sindiran halusnya, banyak menyentuh dan memotret keadaan sosial masyarakat juga.
Efek Rumah Kaca atau sering disebut ERK ini terbentuk dari tahun 2001, ERK sempat mengalami beberapa kali perubahan personel juga lhoo, akhirnya mereka memantapkan diri dengan formasi band tiga orang. Sebelumnya, band ini bernama Hush. Nama ini kemudian diganti menjadi Superego, lalu berubah lagi pada tahun 2005 menjadi Efek Rumah Kaca yang diambil dari salah satu judul lagu pada album perdana mereka.
Ngakunya sih ERK ini bergenre pop, tapi banyak yang menilai band ini bergenre rock, alternative rock, dan post rock. Bahkan ada yang beranggapan bergenre shoegaze nih.
Walaupun udah memasuki tahap rekaman sejak 2004, baru di tahun 2007 ini ERK memutuskan merilis album di bawah bendera Paviliun Records yang sebelumnya telah merilis album Dear Nancy, D’Zeek dan The Safari.

Dalam album yang berjudul sama dengan nama band mereka (self-titled), yaitu Efek Rumah Kaca, mereka mengikutsertakan 12 lagu yang telah mereka tulis sejak tahun 1998. Di tahun 2008, mereka merilis album keduanya yang diberi judul Kamar Gelap yang tetap pedas menggigit dari segi penulisan liriknya.
Efek Rumah Kaca juga pernah menjadi nominator AMI Award 2008 dan juga meraih predikat Rookie of the Year 2008 oleh Rolling Stone Indonesia serta peraih MTV Music Award 2008, kategori The Best Cutting Edge.

Referensi            :